“Kami butuh makan, bukan koalisi
Peduli amat dengan reshufle kabinet
Atau bermacam diskusi kaum bangsat
Dan perdebatan memuakkan!”
Teriak istriku marah di depan layar TV
Aku mencoba meredakan kemarahannya
“Ganti chanel dong, cari acara lain!”
Ujarku menyarankan
Kembali istriku mencak-mencak
“Apalagi yang bisa ditonton ?
Sinetron dipenuhi maling karya asing
Talk show sarat rekayasa dan tipuan murahan.
Infotainmen hanya perdagangan aib kaum artis.
Paparazzi merasa wartawan yang harus dihormati
Iklan-iklan sembunyi dalam pakaian komedi
Aku muak oleh berbagai tontonan sampah ini!”
Aku mulai jengkel dengan keluhan istriku
“Kalau begitu, jual atau buang saja TV itu!”
Sepasang mata istriku membelalak memelototiku
“Enak saja! Lalu hiburan kita apa, haahh!?”
Bentak istriku dengan suara lantang
Aku sampai pada kesimpulan
Pesawat TV adalah perujudan dari iblis
Yang menyaru jadi malaikat
07.03.11
Tidak ada komentar:
Posting Komentar