Tuhan, kenapa Engkau harus seakan tiada?
Kau biarkan kami mencariMu
Dalam berbagai ibadah, ritual, bid’ah dan khilafiyah
Kasihani kami yang senantiasa berselisih
Menafsirkan petunjuk dan laranganMu
Sebagian dari kami merasa dekat denganMu
Tapi mungkin sebenarnya dia pewaris neraka
Sebagian yang lain merasa tersisih
Namun siapa tahu dia lah pemilik surga
Tuhan, perlihatkan keberadaanMu pada setiap kalbu
Waktu kami habis mempertanyakan apa mauMu
Hati kami selalu saja tersumpal logika dan napsu
Dosa dan ampunan, halal dan haram jadi tak menentu
FirmanMu kami gelapkan dengan mengatasnamakanMu
Padahal pertanda alam mengisyaratkan kemarahanMu
Tetap saja kelakuan kami mengingkari rahman rahimMu
Tuhan, ampuni kami, bersihkan setiap hati menjadi cinta
Kutoarjo
21.01.10
Tidak ada komentar:
Posting Komentar